Berita dan Artikel

Publikasi/Berita

Wujudkan Anak Binaan Tangguh, Jurusan Keperawatan Poltekkes Mamuju Melakukan Pengabdian Masyarakat dengan memberikan Pelatihan BHD dan Deteksi Dini PTM di LPKA Kelas II Mamuju

Foto 1
Foto 2
Foto 3

MAMUJU – Sebagai wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Mamuju melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Mamuju. Kegiatan ini mengusung tema strategis: "Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (PTM) bagi Anak Binaan".

Program ini dirancang khusus untuk membekali anak binaan dengan keterampilan penyelamatan jiwa serta kesadaran akan kesehatan mandiri di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Keterampilan Penyelamatan Jiwa (Bantuan Hidup Dasar)

Dalam sesi pelatihan BHD, para mahasiswa dan dosen keperawatan memberikan simulasi langsung mengenai langkah-langkah menangani kondisi gawat darurat, seperti henti jantung atau tersedak. Anak binaan diajarkan teknik Resusitasi Jantung Paru (RJP) yang benar menggunakan manekin simulasi.

"Kondisi darurat bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Dengan pelatihan ini, kami ingin anak-anak binaan memiliki kepercayaan diri dan kemampuan untuk memberikan pertolongan pertama sebelum petugas medis datang," ujar ketua tim pengabdian masyarakat.

Deteksi Dini dan Gaya Hidup Sehat

Selain pelatihan BHD, tim juga melakukan skrining kesehatan untuk mendeteksi dini risiko Penyakit Tidak Menular (PTM). Kegiatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengukuran berat badan, serta edukasi mengenai bahaya hipertensi, diabetes, dan penyakit degeneratif lainnya yang bisa muncul akibat gaya hidup tidak sehat.

Anak binaan diajarkan cara melakukan pemantauan kesehatan secara mandiri dan pentingnya menjaga pola makan serta olahraga rutin meski berada di dalam lingkungan terbatas. Hal ini bertujuan agar mereka lebih mandiri dalam mengenali gejala awal gangguan kesehatan pada diri sendiri maupun rekan sesama penghuni LPKA.

Meningkatkan Keselamatan dan Kemandirian

Kepala LPKA Kelas II Mamuju menyambut hangat inisiatif ini. Beliau menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan medis, tetapi juga memberikan rasa kepedulian bagi anak binaan.

"Pelatihan ini sangat berharga bagi proses pembinaan mereka. Mereka belajar bahwa setiap nyawa berharga dan mereka memiliki potensi untuk membantu sesama. Ini adalah modal kemandirian yang penting saat mereka kembali ke masyarakat nanti," ungkapnya.

Melalui sinergi antara akademisi dan instansi hukum ini, diharapkan lingkungan LPKA Kelas II Mamuju menjadi lebih siaga terhadap kondisi darurat medis dan semakin sadar akan pentingnya pencegahan penyakit sejak dini.

Ringkasan Kegiatan:

Lokasi: LPKA Kelas II Mamuju.

Materi: Resusitasi Jantung Paru (BHD), Skrining Tekanan Darah, dan Edukasi PTM.

Tujuan: Meningkatkan keselamatan, kewaspadaan dini, dan kemandirian kesehatan anak binaan.

Share this Post: